Ustaz Abdul Somad Akan Nikahi Gadis Muda Asal Jombang Habis Lebaran, Ini Tanggalnya

Ustadz Abdul Somad akhirnya akan mengakhiri status dudanya. Ulama yag akrab disapa denga UAS ini telah memilih calon istrinya gadis muda asal Jombang, Jawa Timur bernama Fatimah Az Zahra. Setelah diberitakan sempat mundur ternyata sempat diundur, akhirnya tanggal akadnya sudah fix.

Semula dikabarkan akad nikah UAS dan Fatimah akan berlangsung pada Senin 17 Mei 2021. Rencananya, akad nikah bersama Kepala KUA Peterongan, Abdul Ghofur dan wali calon pengantin mempelai putri. "Namun setelah dikonfirmasi kembali ada perubahan sehingga akad nikah sekitar 20 Mei yang bertempat di salah satu hotel di Jombang," terang Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, Kemenag Jombang, Ilham Rohim saat dikonfirmasi surya.co.id, Minggu (25/4/2021).

Ilham memastikan dokumen berkas persyaratan pernikahan sudah didaftarkan ke kantor KUA Peterongan pada Selasa 6 April 2021 kemarin. Berkas persyaratan pernikahan itu dibawa oleh wali mempelai putri, Salim. "Mendaftarkan dengan membawa berkas persyaratan pernikahan mulai dari CN1 N4, rekomendasi nikah lalu KK dan KTP, akta cerai untuk calon suami dan perlengkapan administrasi dari calon mempelai putri," bebernya.

Sesuai dokumen persyaratan pernikahan itu bahwasanya status dari calon suami bernama Abdul Somad Batubara (44) Bin Bakhtiar adalah duda cerai. Sedangkan, calon istri Fatimah Az Zahra Salim Barabud (19) statusnya perawan (Belum pernah menikah). "Berkas persyaratan pernikahan yang bersangkutan sudah didaftarkan dan diinput melalui Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) sehingga menunggu pemeriksaan dokumen lebih lanjut," kata Ilham.

Ilham mengatakan rencananya, pemeriksaan dokumen administrasi persyaratan pernikahan atau Rapak dari UAS dan calon mempelai putri akan dilakukan dua pekan atau sepekan menjelang akad nikah. Sementara itu, pihak KUA Peterongan akan menghubungi yang bersangkutan untuk menyesuaikan jadwal karena kesibukan UAS termasuk pelaksanaan bimbingan pernikahan. Ilham memastikan tidak ada perlakuan khusus meski yang bersangkutan ustad terkenal sehingga pelayanan pernikahan sama dengan Catin pada umumnya.

"Kami sudah menginstruksikan seluruh Kepala KUA siapapun yang akan menggelar pernikahan pesannnya dengan ketat memperhatikan 5 M Prokes karena masih dalam situasi wabah Covid 19," tandasnya. Siapa Fatimah Az Zahra? Berikut sosoknya:

Fatimah Az Zahra Salim Barabud tercatat sebagai warga Perum Kepuh Permai RT1/RW06, Desa Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang. Dari pengamatan di lingkungan rumah calon pengantin putri saat itu kondisi sepi, pintu tertutup dan hanya tampak sebuah mobil putih serta sepeda motor terparkir di teras rumah. Ketua RW06 Perum Kepuh Permai, Pujiono (61) mengatakan pihak keluarga yang bersangkutan memang belum membuat pemberitahuan secara resmi terkait rencana pernikahan salah satu warganya bernama Fatimah Az Zahra Salim Barabud yang akan dipersunting oleh Ustad Abdul Somad Batubara.

Menurut dia, keluarga Fatimah dikenal baik dan sangat sering bersosialisasi bersama warga setempat. Apalagi, Abi, ayah dari Fatimah yang notebene mantan ketua RW periode pertama dikenal humoris dan senang mengobrol dengan tetangga. "Kalau keluarganya itu baik sering mengobrol sama warga di sini," ucap Pujiono.

Warga setempat jarang bertemu dengan Fatimah lantaran dia sudah mondok di Pondok Modern Darussalam Gontor Putri, Jawa Timur. "Kondisi rumah yang bersangkutan memang selalu tertutup kalau ada orangnya biasanya pintu bagian samping dapur terbuka," terang Pujiono. Pujiono menjelaskan keluarga Barabud sudah lama tinggal di lingkungan perumahan Kepuh Permai sekitar tahun 1997.

Sepengetahuan dia mengenal keluarga yang bersangkutan berasal dari Peterongan dan memiliki usaha di daerah Sumobito, Kabupaten Jombang. Meski belum ada informasi resmi soal pernikahan Fatimah, warga sudah mengetahui jika santri Pondok Gontor itu akan menikah dengan seorang dai. Kabar itu diungkapkan ibunda Fatimah atau yang akrab disapa Umi.

Saat itu, Umi seringkali bercerita dengan Ketua RW, seandainya akan menikahkan putrinya apakah tidak menjadikan masalah bagi warga setempat. Sebab, calon suami anaknya nanti adalah salah satu dai kondang namun kala itu yang bersangkutan tidak menyebutkan nama UAS. "Jadi Umi (Ibu Fatimah, Red) sudah bercerita terkait rencana pernikahan putrinya dengan dai kondang tapi dia tidak menyebut namanya, ya sekitar bulan Maret kemarin," ungkapnya saat ditemui di kediamannya, Minggu (25/4/2021).

Pujiono menyebut masyarakat setempat tidak ada masalah jika ada warganya menikah dengan ustad kondang. Namun, tentunya dia menyarankan agar yang bersangkutan ketika menyelenggarakan pernikahan tetap harus izin dan wajib menerapkan Prokes secara ketat. Rencananya, resepsi pernikahan UAS dengan Fatimah akan digelar di salah satu hotel yang berada dekat kearah timur dari rumah calon istrinya.

"Saya belum dihubungi sama yang bersangkutan terkait kepastian pernikahan itu namun informasinya bulan Mei, namun yang jelas memang sudah sejak lama cerita terkait rencana pernikahan putrinya," jelasnya. Selisih usia Fatimah dan Ustadz Abdul Somad sekitar 24 tahun. Hal ini diketahui dari formulir persetujuan calon pengantin yang beredar luas melalui aplikasi pesan instan WhatsApp beberapa hari terakhir.

Dokumen itu memuat kesepakatan antara dua calon pengantin untuk melangsungkan pernikahan. Dalam dokumen tersebut tertera nama Abdul Somad Batubara bin Bachtiar, asal Kampa, Kabupaten Kampar, selaku calon suami. Kemudian sebagai calon istri, tertera nama Fatimah Azzahra Salim Barabud, asal Peterongan, Kabupaten Jombang.

Pada bagian bawah formulir, tertera tempat dan tanggal pembuatan, yakni Kepuhkembeng, 01 Maret 2021. Lalu dibawahnya, terdapat nama calon pengantin dan foto masing masing. Dari foto yang menempel, menunjukkan calon suami yang tertera dalam formulir adalah UAS, seorang dai kondang di tanah air.

Adapun keterangan dari segi usia, Abdul Somad Batubara tercatat lahir pada 18 05 1977. Sedangkan Fatimah Azzahra, lahir pada 01 10 2001. (Mohammad Romadoni)

Leave a Reply

Your email address will not be published.